Miris! Gedung Shopping Center Metro Kumuh dan Bau Pesing, Pedagang Tetap Dipungut Jutaan Rupiah

Metro — Kondisi bangunan Shopping Center Metro kini menjadi sorotan tajam. Berdasarkan pantauan di lapangan, pusat perbelanjaan yang dulunya menjadi ikon kebanggaan warga ini tampak sangat memprihatinkan, terkesan kumuh, hingga tercium bau pesing yang menyengat di beberapa sudut ruangan, Minggu (3/5/2026).

Meski kondisi fasilitas umum jauh dari kata layak, praktik penarikan uang sewa atau pungutan terhadap pedagang baru ternyata tetap berjalan di bawah naungan Paguyuban P5.

Ketua Paguyuban P5, Sultan Fahlil, mengakui adanya penarikan uang sewa senilai Rp3,5 juta per unit (plong) bagi pedagang baru. Menurutnya, pihak Dinas Pasar mengetahui adanya aktivitas penarikan uang tersebut.

Fahlil berdalih bahwa dana yang dikumpulkan dari pedagang merupakan kontribusi untuk pembenahan prasarana yang selama ini terbengkalai.

“Biaya sewa itu untuk menyiapkan fasilitas umum karena ini kuliner. Seperti perbaikan WC yang selama ini tidak berfungsi kita keramik, beberapa titik sesuai anggaran yang masuk. Kemudian fasilitas air, pipa, dan pagar pengaman,” ujar Sultan Fahlil.

Lebih lanjut, Fahlil menegaskan bahwa uang hasil pungutan tersebut tidak mengalir ke kantong dinas terkait, melainkan dikelola sepenuhnya oleh organisasi yang dipimpinnya sebagai program kerja paguyuban.

Sementara itu, untuk mekanismenya uang diserahkan langsung dari pedagang ke Paguyuban. Dana tersebut diklaim sebagai modal awal penyiapan sarana dan prasarana.

Kemudian, Pihak paguyuban menyatakan tidak akan ada tarikan serupa di kemudian hari setelah pembayaran awal.

“Kami komunikasi dengan pedagang yang baru masuk, kami jabarkan programnya. Itu sebagai alat masuk untuk menyiapkan fasilitas dan sarana prasarana agar standarnya seperti mall,” tambahnya.

Meskipun Ketua Paguyuban menjanjikan fasilitas standar mall, pemandangan di lokasi justru menunjukkan realita yang bertolak belakang.

Aroma tidak sedap dan kesan gedung yang tak terawat masih menjadi keluhan utama yang kontras dengan nilai pungutan jutaan rupiah yang dibebankan kepada para pedagang.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat dan para pedagang masih menantikan realisasi nyata dari pengelolaan dana tersebut agar Shopping Center Metro benar-benar kembali layak sebagai pusat perbelanjaan yang nyaman. (**)

Loading

Redaksi
Author: Redaksi

Related posts

Leave a Comment